Category: Uncategorized

  • Pekan Jelang Idul Fitri, Satgas Saber Pangan Pantau Langsung Bapokting di Pasar Kosambi dan Pasar Induk Caringin Bandung, Stok Aman dan Harga Terkendali

    Pekan Jelang Idul Fitri, Satgas Saber Pangan Pantau Langsung Bapokting di Pasar Kosambi dan Pasar Induk Caringin Bandung, Stok Aman dan Harga Terkendali

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menginformasikan bahwa Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Pangan Polri, Dir Rekrimsus Polda Jabar dan sejumlah instansi yang tergabung dalam Satgas Saber Pelanggaran Pangan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan harga, keamanan dan mutu bahan di Pasar Kosambi, Pasar Induk Caringin, serta distributor telur ayam ras di Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026.

    Pemantauan dipimpin Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas RI, I Gusti Ketut Astawa, didampingi Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho dari Satgas Pangan Bareskrim Polri dan Dirreskrimsus Polda Jawa Barat Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono, bersama jajaran dinas terkait, Bulog, serta perwakilan Kementerian Perdagangan.

    Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas RI, I Gusti Ketut Astawa didampingi Kaposko Satgas Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho menyampaikan secara umum ketersediaan stok bahan pokok penting (Bapokting) di dua pasar tersebut dalam kondisi aman dengan distribusi yang lancar dan secara umum harga relatif terkendali, walaupun sebagian kecil komoditas pangan mengalami fluktuasi harga diatas HET/HAP.

    “Pasokan bahan pokok di Pasar Induk Caringin dan Pasar Kosambi dapat dikategorikan aman, distribusi lancar dan harga bahan pokok dalam kondisi yang terkendali” kata Ketut Astawa dalam keterangannya ,Sabtu (14/3/2026).

    Dari hasil pengecekan di Pasar Kosambi, sebagian besar komoditas pangan masih sesuai dengan HET/HAP, seperti: Minyakita, Beras SPHP, Cabai Merah Keriting, Bawang Merah, Bawang Putih, Gula Konsumsi, Daging Ayam Ras, Daging Sapi namun ditemukan harga cabai rawit merah masih diatas HAP dan Telur Ayam Ras masih diatas HAP, mengingat para pedagang/pengecer mengambil komoditas tsb sdh mepet atau melewati HAP, sehingga dari hasil tersebut Satgas Saber mendatangi distributor di Pasar Induk Caringin untuk mengecek kebenaran informasi tersebut ke distributor. Hasil pengecekan, Harga cabai naik mengingat Pedagang di Pasar Induk Caringin mendapat pasokan dari produsen/petani di Lembang sdh diatas HAP di harga Rp 75.000 dengan alasan produksi menurun akibat curah hujan tinggi dan serangan hama. Oleh karena itu Kadis Perdagangan Kota Bandung disarankan untuk dapat koordinasi daerah sentra produksi cabai dan berikan fasilitasi dukungan distribusi (FDP) untuk membantu biaya transportasi, sehingga dapat menurunkan harga Cabai Rawit Merah.

    Sedangkan harga telur ayam ras di dapat di distributor di Pasar Induk Caringin, distrubutor di Triarta dan produsen/peternak di Blitar sudah mendekati HAP. Oleh karena telah dilakukan surat teguran kepada produsen dan distributor untuk bisa menurunkan harganya.

    Selain itu, temuan lainnya di Pasar Kosombi adalah adanya satu pedagang/pengecer Minyakita menjual diatas HAP, setelah dilakukan pengecekan bahwa pedagang tersebut bukan mitra bulog dan mendapat pasokan Minyakita dari membeli di Medsos, sehingga dengan temuan tersebut Dinas Perdagangan dan Bulog akan membantu pembuatan NIB dan proses sebagai Mitra Bulog serta dilakukan penyaluran Minyakita ke pedagang tersebut.

    Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Jawa Barat Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan Satgas Saber Pangan secara intensif akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan harga bahan pokok dijual sesuai ketentuan pemerintah.

    “Kami menghimbau kepada produsen, distributor dan pedagang agar menjaga kestabilan harga dengan menjual bahan pokok sesuai HET dan HAP, bila melanggar kami tidak segan-segan utk menindak tegas sesuai aturan dengan tindakan berlapis. Jika masyarakat masih menemukan harga di atas ketentuan, silakan melaporkan ke hotline Satgas Saber Pangan,” ujarnya, Minggu (15/3/2026)

    Sementara harga Daging Sapi Segar kembali stabil di harga kisaran Rp 130.000 – Rp 140.000, mengingat sebelumnya di beritakan di Media Online bahwa harga Daging Sapi di Pasar Kosambi masih di tinggi di Rp 150.000 – Rp 160.000 atau diatas HAP. Namun setelah di cek Satgas, daging sapi yang dijual pedagang di atas HAP adalah daging sapi jenis super atau khas dalam dan sudah dibersihkan, sehingga harganya berbeda. Satgas menghimbau pedagang agar memberikan penjelasan ke konsumen atau masyarakat agar masyarakat memahami perbedaan harga tersebut.

    Dalam keterangannya, Kaposko Satgas Saber Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho juga menegaskan pihaknya terus secara intensif melakukan pengawasan terhadap distribusi dan harga bahan pokok di seluruh wilayah Indonesia.

    “Kami bersama Satgas Saber Pangan maupun K/L terkait, Bulog dan BUMN akan terus intensif melakukan pemantauan untuk memastikan distribusi berjalan baik dan tidak ada pelanggaran yang merugikan masyarakat, terutama menjelang Nyepi dan Idul Fitri,” tegasnya.

    Menjelang hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026, Pemerintah melalui Satgas Saber Pelanggaran Pangan, bersama Bapanas, Kemendag, Kemendagri, Kementan, Satgas Pangan Polri dan Bulog akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Diharapkan menjelang hari raya Nyepi dan Idul Fitri harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan stok pangan tetap aman.

    Bandung, 15 Maret 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • 110 dalam Genggaman: Polda Jabar Perkuat Quick Response untuk Mudik Aman

    110 dalam Genggaman: Polda Jabar Perkuat Quick Response untuk Mudik Aman

    KARAWANG – Kepolisian mengajak masyarakat untuk semakin memanfaatkan layanan darurat 110 yang kini semakin mudah diakses atau dikenal sebagai “110 dalam genggaman.” Layanan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, khususnya selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang mengamankan arus mudik dan balik Lebaran. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat dengan cepat melaporkan kejadian darurat, meminta bantuan, maupun memperoleh informasi terkait situasi lalu lintas dan keamanan selama perjalanan mudik.

    Hal tersebut juga disampaikan saat kunjungan kerja di Pos Terpadu KM 57 wilayah Karawang bersama Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi, Irjen Pol. Laksana, S.I.K, yang menilai bahwa layanan quick response yang dikembangkan oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat sudah berjalan sangat baik. Ia menyampaikan bahwa layanan tersebut harus terus diperkuat karena menjadi salah satu sarana penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat.

    Polda Jabar sendiri terus melakukan peningkatan layanan Call Center 110 melalui sistem quick response guna mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Dengan sistem ini, setiap laporan yang masuk dapat segera diteruskan kepada petugas di lapangan untuk ditindaklanjuti. Upaya tersebut merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk memastikan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada masa meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik.

    Untuk mendukung optimalisasi layanan tersebut, Polda Jabar juga melakukan sosialisasi secara masif dengan memasang spanduk Call Center 110 di seluruh Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), Pos Terpadu, serta di berbagai titik keramaian di 23 wilayah hukum Polda Jabar. Langkah ini bertujuan agar masyarakat semakin mengetahui dan memanfaatkan layanan 110 sebagai sarana komunikasi cepat dengan kepolisian apabila menghadapi situasi darurat atau membutuhkan bantuan selama perjalanan.

    Selain layanan 110, Polda Jabar juga menghadirkan Hotline Mudik Polda Jabar yang menyediakan berbagai informasi penting bagi para pemudik. Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh update arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1447 H yang terhubung dengan media sosial Ditlantas Polda Jabar, akses CCTV lalu lintas di Kota Bandung dan jalur tol, informasi lokasi Posko Ketupat Lodaya 2026, hingga informasi ketersediaan BBM serta layanan bengkel mobile. Dengan berbagai inovasi tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan lancar.

    Bandung, 14 Maret 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Cek Pos Terpadu KM 57, Wakapolri Sebut Inovasi Polda Jabar Layak Jadi Contoh Nasional

    Cek Pos Terpadu KM 57, Wakapolri Sebut Inovasi Polda Jabar Layak Jadi Contoh Nasional

    KARAWANG – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Daerah Jawa Barat atas berbagai inovasi yang dilakukan dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026tahun ini. Pujian tersebut disampaikan saat Wakapolri melakukan pengecekan langsung di Pos Terpadu KM 57 yang menjadi salah satu titik strategis pemantauan arus kendaraan. Menurutnya, langkah-langkah yang diambil Polda Jawa Barat menunjukkan kesiapan dan kreativitas dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

    Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri menilai berbagai inovasi yang diterapkan oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia dalam menghadapi Operasi Ketupat. Mulai dari kesiapan posko terpadu, sistem pemantauan arus kendaraan, hingga koordinasi antarinstansi yang berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa strategi yang dilakukan tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga mengedepankan pelayanan humanis kepada para pemudik.

    Terdapat 5 inovasi yang dihadirkan Polda Jabar mendukung layanan 110 dengan melakukan pemasangan spanduk Call Center 110 secara masif di seluruh Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), Pos Terpadu, serta di berbagai titik keramaian di 23 wilayah hukum Polda Jabar. Selain itu, Polda Jabar juga menghadirkan Hotline Mudik Polda Jabar yang menyediakan berbagai informasi penting bagi pemudik, seperti update arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1447 H, akses CCTV lalu lintas di Kota Bandung dan jalur tol, informasi lokasi Posko Ketupat Lodaya 2026, hingga informasi BBM dan bengkel mobile.

    Polda Jabar juga menyediakan berbagai fasilitas layanan mudik di pos-pos pengamanan dan pelayanan untuk membantu masyarakat selama perjalanan. Selain itu, masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik dapat memanfaatkan layanan penitipan kendaraan gratis di kantor kepolisian. Di sisi lain, seluruh Polres di wilayah Polda Jabar juga mendirikan pos tematik yang memberikan pelayanan khusus sesuai kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing, serta menghadirkan program layanan mudik gratis bagi masyarakat.

    Inovasi lainnya adalah kehadiran Motor Senyum Polda Jabar, yaitu tim pengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur tol, arteri, maupun kawasan objek wisata. Tim ini tidak hanya membantu mengurai kemacetan, tetapi juga memberikan pelayanan tambahan kepada masyarakat, seperti membagikan takjil saat waktu berbuka puasa, menyalurkan BBM bagi kendaraan yang kehabisan bahan bakar, serta mengantar montir apabila terdapat kendaraan yang mengalami kerusakan di jalan. Dengan berbagai inovasi tersebut, diharapkan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan lebih lancar serta memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan humanis kepada masyarakat.

    Bandung, 14 Maret 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • 


    

    Cek Pos Terpadu KM 57, Wakapolri Sebut Inovasi Polda Jabar Layak Jadi Contoh Nasional


    

    Cek Pos Terpadu KM 57, Wakapolri Sebut Inovasi Polda Jabar Layak Jadi Contoh Nasional

    KARAWANG – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Daerah Jawa Barat atas berbagai inovasi yang dilakukan dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026tahun ini. Pujian tersebut disampaikan saat Wakapolri melakukan pengecekan langsung di Pos Terpadu KM 57 yang menjadi salah satu titik strategis pemantauan arus kendaraan. Menurutnya, langkah-langkah yang diambil Polda Jawa Barat menunjukkan kesiapan dan kreativitas dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

    Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri menilai berbagai inovasi yang diterapkan oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia dalam menghadapi Operasi Ketupat. Mulai dari kesiapan posko terpadu, sistem pemantauan arus kendaraan, hingga koordinasi antarinstansi yang berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa strategi yang dilakukan tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga mengedepankan pelayanan humanis kepada para pemudik.

    Terdapat 5 inovasi yang dihadirkan Polda Jabar mendukung layanan 110 dengan melakukan pemasangan spanduk Call Center 110 secara masif di seluruh Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), Pos Terpadu, serta di berbagai titik keramaian di 23 wilayah hukum Polda Jabar. Selain itu, Polda Jabar juga menghadirkan Hotline Mudik Polda Jabar yang menyediakan berbagai informasi penting bagi pemudik, seperti update arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1447 H, akses CCTV lalu lintas di Kota Bandung dan jalur tol, informasi lokasi Posko Ketupat Lodaya 2026, hingga informasi BBM dan bengkel mobile.

    Polda Jabar juga menyediakan berbagai fasilitas layanan mudik di pos-pos pengamanan dan pelayanan untuk membantu masyarakat selama perjalanan. Selain itu, masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik dapat memanfaatkan layanan penitipan kendaraan gratis di kantor kepolisian. Di sisi lain, seluruh Polres di wilayah Polda Jabar juga mendirikan pos tematik yang memberikan pelayanan khusus sesuai kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing, serta menghadirkan program layanan mudik gratis bagi masyarakat.

    Inovasi lainnya adalah kehadiran Motor Senyum Polda Jabar, yaitu tim pengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur tol, arteri, maupun kawasan objek wisata. Tim ini tidak hanya membantu mengurai kemacetan, tetapi juga memberikan pelayanan tambahan kepada masyarakat, seperti membagikan takjil saat waktu berbuka puasa, menyalurkan BBM bagi kendaraan yang kehabisan bahan bakar, serta mengantar montir apabila terdapat kendaraan yang mengalami kerusakan di jalan. Dengan berbagai inovasi tersebut, diharapkan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan lebih lancar serta memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan humanis kepada masyarakat.

    Bandung, 14 Maret 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Polwan dan Wan TNI Bagikan Sembako untuk Pemudik di KM 57, Wakapolri Turun Langsung Menyapa Masyarakat

    Polwan dan Wan TNI Bagikan Sembako untuk Pemudik di KM 57, Wakapolri Turun Langsung Menyapa Masyarakat

    CIKAMPEK – Suasana hangat dan penuh kepedulian terlihat di Pos Terpadu KM 57 saat personel Polisi Wanita (Polwan) bersama prajurit Wanita TNI membagikan paket sembako serta makanan kepada para pemudik yang melintas. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelayanan humanis dalam pelaksanaan Operasi Ketupat yang digelar untuk memastikan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman berlangsung aman dan nyaman.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., turut terjun langsung menyapa para pemudik di area istirahat Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek. Wakapolri bahkan secara langsung menyerahkan paket sembako dan makanan kepada masyarakat yang sedang beristirahat maupun yang tengah mengisi bahan bakar kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan mudik.

    Kegiatan berbagi ini merupakan kolaborasi antara Polwan dari Kepolisian Daerah Jawa Barat dengan personel Wanita TNI yang bertugas dalam pengamanan arus mudik. Kehadiran mereka tidak hanya untuk membantu pengamanan dan pengaturan lalu lintas, tetapi juga memberikan perhatian serta dukungan kepada para pemudik yang telah menempuh perjalanan jauh.

    Para pemudik yang singgah di rest area tampak antusias menerima paket makanan ringan, minuman, serta sembako yang dibagikan. Selain itu, para petugas juga memberikan imbauan keselamatan berkendara, mengingatkan pengendara untuk beristirahat jika merasa lelah, serta memastikan kondisi kendaraan tetap prima sebelum melanjutkan perjalanan.

    Kegiatan ini juga menjadi bentuk perhatian kepada para anggota yang bertugas di lapangan selama masa mudik dan balik Lebaran. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, sinergi antara Polri dan TNI diharapkan mampu menghadirkan rasa aman sekaligus kenyamanan bagi masyarakat yang melintasi jalur utama di wilayah Jawa Barat selama Operasi Ketupat berlangsung.

    Bandung, 14 Maret 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Polda Jabar Gelar Bazar Pasar Murah dalam Program Gerakan Pangan Murah Polri Serentak di Arcamanik

    Polda Jabar Gelar Bazar Pasar Murah dalam Program Gerakan Pangan Murah Polri Serentak di Arcamanik

    Dalam rangka membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar kegiatan Bazar/Pasar Murah dalam rangka “Gerakan Pangan Murah Polri Serentak” yang dilaksanakan di Kompleks SPORT Jabar Arcamanik, Jl. Pacuan Kuda No.140, Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat, Jum’at (13/3/2026)

    Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar S.I.K., M.Hum , M.S.M mengatakan bahwa Kegiatan bazar pangan murah ini merupakan bagian dari program nasional Polri yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

    Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok serta bahan pangan lainnya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar. Kehadiran bazar pangan murah ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh bahan pokok dengan harga ekonomis.

    “Program Gerakan Pangan Murah Polri ini juga menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi perekonomian masyarakat, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga bahan pokok. Melalui kegiatan ini, Polri berupaya memberikan solusi nyata guna membantu meringankan beban masyarakat.” ujar Wakapolda Jabar

    Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

    Dengan adanya kegiatan bazar atau pasar murah ini, diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga pangan serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya.

    Kegiatan Gerakan Pangan Murah Polri Serentak ini merupakan salah satu bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta membantu masyarakat agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

    Bandung, 13 Maret 2026

    Dikeluarkan oleh Bidhumas Polda Jabar

  • Video Lama Pecah Kaca di Rest Area KM 62B Kembali Viral, Polda Jabar Tegaskan Pelaku Sudah Diamankan

    Video Lama Pecah Kaca di Rest Area KM 62B Kembali Viral, Polda Jabar Tegaskan Pelaku Sudah Diamankan

    Polda Jawa Barat memberikan klarifikasi terkait kembali viralnya video kasus pecah kaca kendaraan di Rest Area KM 62B Tol Cikampek yang beredar di media sosial. Kepolisian menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kejadian lama yang terjadi pada tahun 2025 dan para pelakunya telah berhasil ditangkap.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menyampaikan bahwa video yang kembali beredar tersebut merupakan kejadian yang terjadi pada tanggal 20 Mei 2025 dan saat itu telah ditangani oleh tim Sanggabuana Resmob Polres Karawang.
    “Kejadian pecah kaca di Rest Area KM 62B Tol Cikampek yang kembali viral di media sosial merupakan peristiwa yang sudah lama terjadi, tepatnya pada 20 Mei 2025. Kasus tersebut sudah kami tangani dan pelakunya telah berhasil diamankan oleh tim Resmob Polres Karawang,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

    Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi berhasil menangkap dua orang tersangka yaitu Supriyanto dan Sahrul Amri. Kedua pelaku ditangkap di lokasi berbeda di wilayah Tangerang.

    Supriyanto diamankan di depan Alfamart Cibadak, Kabupaten Tangerang, sementara Sahrul Amri ditangkap di Jalan Pintu Air, Desa Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Setelah diamankan, keduanya dibawa ke Polres Karawang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
    “Proses hukum terhadap kedua tersangka saat ini sudah hampir selesai dan bahkan telah memasuki tahap persidangan. Dalam kasus ini para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” jelasnya.

    Kabid Humas juga mengimbau masyarakat agar tidak kembali menyebarkan informasi atau video lama yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya menjelang arus mudik Lebaran 2026.
    “Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah men-share kembali kasus-kasus lama yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Mari kita bijak dalam menggunakan media sosial,” ungkapnya.

    Selain itu, ia juga memberikan sejumlah imbauan kepada para pemudik yang akan beristirahat di rest area agar tetap memperhatikan faktor keamanan, terutama saat berhenti pada malam hari.
    “Masyarakat yang berhenti di rest area pada malam hari sebaiknya memilih lokasi yang terang dan dekat dengan keramaian. Jangan parkir di tempat yang sepi karena dapat meningkatkan potensi kerawanan,” tambahnya.

    Tidak hanya kepada masyarakat, pihak kepolisian juga mengingatkan pengelola rest area untuk meningkatkan sistem keamanan, mulai dari memastikan akses masuk dari luar area tertutup dengan baik, menambah penerangan di area yang berpotensi menjadi titik gelap atau blind spot, hingga memasang CCTV untuk meningkatkan pengawasan.

    Menurutnya, kejadian tersebut menjadi pembelajaran penting agar keamanan di rest area semakin ditingkatkan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.

    Bandung, 13 Maret 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Cerita Hangat Ramadhan: Kapolda Jabar Buka Puasa Bareng Penyanyi Jalanan Bandung

    Cerita Hangat Ramadhan: Kapolda Jabar Buka Puasa Bareng Penyanyi Jalanan Bandung

    Suasana hangat terasa dalam momen buka puasa bersama yang digelar Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan dengan komunitas Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Bandung. Kegiatan tersebut berlangsung di Teras Sunda, Jalan A.H. Nasution, Kota Bandung, Kamis (12/3/2026).

    Puluhan penyanyi jalanan yang dipimpin Kang Cepi hadir dan menampilkan berbagai lagu dengan penuh semangat. Pertemuan itu menjadi ajang silaturahmi antara kepolisian dan komunitas jalanan sekaligus mempererat komunikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kapolda Jabar mengaku terkesan dengan kreativitas para penyanyi jalanan yang tampil meriah dalam acara tersebut. Menurutnya, musik yang mereka bawakan menjadi harmoni yang membawa suasana damai di tengah masyarakat.

    “Alhamdulillah tadi cukup meriah, mereka menampilkan kreativitas yang sangat bagus. Saya berpesan bahwa mereka adalah suatu harmoni yang dapat membuat kedamaian. Ini sejalan dengan Polda Jabar dalam menjaga harkamtibmas,” ujarnya, Jum’at (13/3/2026)

    Ia menilai para penyanyi jalanan merupakan bagian dari aset kreativitas masyarakat Jawa Barat yang patut dihargai. Karena itu, ia berharap kreativitas mereka tidak terhambat oleh aturan, tetapi justru dapat berkembang dengan tetap menjaga ketertiban.

    Kapolda Jabar bahkan membuka peluang untuk menggelar festival khusus bagi komunitas penyanyi jalanan di masa mendatang.

    “Insyaallah ke depan kami ingin mengembangkan kreativitas ini, misalnya melalui festival. Kami juga akan berkomunikasi dengan pemerintah daerah agar ada ruang yang tidak melanggar aturan namun bisa menjadi tempat bagi saudara- saudara kita ini untuk berkarya,” katanya.

    Selain mendukung kreativitas, Kapolda juga mengajak para penyanyi jalanan ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, mereka yang setiap hari beraktivitas di ruang publik memiliki kedekatan langsung dengan dinamika di lapangan.

    “Kalau melihat atau mendengar potensi gangguan kamtibmas, bisa menghubungi kami melalui layanan 110,” ujarnya.

    Sementara itu, perwakilan komunitas KPJ Kota Bandung, Cepi, mengaku bangga bisa berbuka puasa bersama jajaran kepolisian. Menurutnya, momen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi komunitas penyanyi jalanan.

    “Ini suatu kebanggaan bagi keluarga besar KPJ. Untuk pertama kalinya Polri dan kami bisa berbagi kebahagiaan dan berbicara dari hati ke hati,” kata Cepi.

    Ia berharap ke depan profesi penyanyi jalanan bisa lebih diakui sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif di Kota Bandung yang dikenal sebagai kota wisata.

    Cepi juga menegaskan komunitasnya siap berkolaborasi dengan kepolisian dalam menjaga situasi kondusif di Kota Bandung maupun Jawa Barat.

    “Kami siap berkomitmen menjaga Bandung dan Jawa Barat. Walaupun kami berada di jalan, kami juga bisa memberikan informasi kepada Polri jika ada potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

    Bandung, 13 Maret 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Kapolda Jabar Rangkul Penyanyi Jalanan Bandung Saat Bukber, Dorong Kreativitas

    Kapolda Jabar Rangkul Penyanyi Jalanan Bandung Saat Bukber, Dorong Kreativitas

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan menggelar buka puasa bersama komunitas Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Bandung. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat para musisi jalanan menampilkan berbagai lagu di hadapan jajaran kepolisian.

    Kegiatan silaturahmi kamtibmas itu digelar di Teras Sunda, Jalan A.H. Nasution, Kota Bandung, Kamis (12/3/2026). Komunitas penyanyi jalanan yang dipimpin Cepi tampil meriah dengan berbagai kreativitas musik mereka.

    Kapolda Jabar mengaku terkesan dengan kreativitas para penyanyi jalanan yang menurutnya mampu menghadirkan harmoni dan kedamaian di tengah masyarakat.

    “Alhamdulillah tadi cukup meriah. Mereka menampilkan kreativitas yang sangat bagus. Saya berpesan bahwa mereka adalah suatu harmoni yang dapat membuat kedamaian, sejalan dengan Polda Jabar dalam menjaga harkamtibmas,” katanya, Jum’at (13/3/2026)

    Menurutnya, para penyanyi jalanan merupakan bagian dari aset kreativitas masyarakat Jawa Barat yang perlu dihargai dan didukung. Karena itu, ia ingin kreativitas tersebut tidak terhambat oleh aturan, tetapi justru berkembang dalam koridor ketertiban.

    Kapolda Jabar bahkan membuka peluang ke depan untuk menggelar festival khusus bagi komunitas penyanyi jalanan.

    “Ke depan saya ingin mengembangkan kreativitas ini, misalnya dengan membuat festival. Kami juga akan berkomunikasi dengan pemerintah daerah agar ada ruang yang tidak mengganggu ketertiban namun bisa menjadi tempat bagi saudara-saudara kita ini untuk berkarya,” ujarnya.

    Tak hanya itu, Kapolda Jabar juga mengajak komunitas penyanyi jalanan untuk ikut berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia berharap para musisi jalanan dapat memberikan informasi kepada kepolisian jika menemukan potensi gangguan keamanan di lapangan.

    “Mereka setiap hari ada di jalan. Kalau melihat atau mendengar potensi gangguan kamtibmas, bisa langsung menghubungi kami melalui layanan 110,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua KPJ Kota Bandung Cepi menyebut kegiatan tersebut menjadi momen bersejarah bagi komunitas penyanyi jalanan. Pasalnya, ini menjadi kali pertama mereka berbuka puasa bersama jajaran kepolisian.

    “Ini suatu kebanggaan bagi keluarga besar KPJ. Untuk pertama kalinya Polri dan kami bisa berbagi kebahagiaan dan berbicara dari hati ke hati,” kata Cepi.

    Ia berharap ke depan profesi penyanyi jalanan dapat lebih diakui sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif di Kota Bandung, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia.

    Cepi juga memastikan komunitasnya siap berkolaborasi dengan kepolisian untuk menjaga situasi kondusif di Kota Bandung dan Jawa Barat.

    “Kami siap berkomitmen menjaga Bandung dan Jawa Barat. Walaupun kami berada di jalan, kami juga bisa memberikan informasi kepada Polri jika ada potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

    Bandung, 13 Maret 2026

  • Bhabinkamtibmas Pasir Mulya Sambangi Satuan Pengamanan Sekolah, Berikan Pembinaan, Motivasi dan Edukasi

    KOTA BOGOR – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan, Bhabinkamtibmas Pasir Mulya Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan sambang ke lingkungan sekolah guna memberikan pembinaan, motivasi, serta edukasi kepada satuan pengamanan sekolah.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMA Rimba Madya yang berlokasi di wilayah RW 03 Kelurahan Pasir Mulya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Pasir Mulya Aiptu Sodikun menyambangi satuan pengamanan sekolah sekaligus memberikan pembinaan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.

    Selain memberikan pembinaan kepada petugas keamanan sekolah, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan berbagai pesan kamtibmas serta mengajak seluruh pihak di lingkungan sekolah untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan terhadap para siswa agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., agar jajaran kepolisian khususnya para Bhabinkamtibmas aktif melakukan kegiatan sambang ke sekolah-sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan serta upaya pencegahan kenakalan remaja.

    Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan sambang ke lingkungan sekolah sangat penting untuk memberikan motivasi kepada para siswa serta memperkuat sinergitas antara pihak sekolah dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan.

    “Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa tanggung jawab kepada para siswa untuk terus bersemangat dalam belajar serta menjauhi berbagai hal yang tidak baik seperti tawuran, bullying, perundungan, minuman keras, balap liar maupun penyalahgunaan narkoba,” ujar Kapolsek Bogor Barat, Jumat (13/3/2026).

    Melalui kegiatan sambang dan pembinaan ini diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta kondusif bagi para siswa untuk menuntut ilmu. Selain itu, sinergitas antara pihak sekolah, petugas keamanan, dan kepolisian diharapkan semakin kuat dalam upaya menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.

    Kehadiran Bhabinkamtibmas di lingkungan sekolah juga menjadi wujud nyata bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan.